Jumat, 11 Agustus 2017

Kenapa Harus ASUS ROG?

Halo semua! Jadi, hari ini saya akan bercerita kenapa kita semua harus memakai ASUS ROG. Mungkin perkenalan dulu kali ya, saya Diva Nabila Arumsari merupakan mahasiswi BINUS University jurusan Sistem Informasi dan Akuntansi. Nah, kenapa saya bercerita mengenai jurusan saya, karena akan relate dengan artikel ini.

Dengan jurusan Sistem Informasi dan Akuntansi, tentunya saya memerlukan sebuah laptop dengan specs yang cukup tinggi dengan harus melakukan install banyak program untuk melakukan programming seperti Eclipse, TextPad. Lalu untuk membuat sebuah prototype aplikasi harus install AxureRP, lalu saya juga harus meng-install SQL Server untuk berlatih pelajaran basis data yang saya dapatkan dikampus.

Belum lagi ketika ada tugas dalam organisasi ataupun tugas di kelas yang membutuhkan creative media pastinya akan membutuhkan software seperti Adobe Photoshop, Adobe Premiere, Final Cut Pro, dan lainnya. Dengan mobilitas saya yang seperti itu tentunya saya membutuhkan sebuah laptop yang cukup tangguh untuk dapat menjalankan semuanya.

Sejak dulu, keluarga saya mempercayai untuk menggunakan ASUS sebagai laptop kami karena ASUS terkenal kuat dengan fisik dan performanya, begitupula saya melihat teman – teman kampus saya menggunakan ASUS. Akan tetapi, saya sempat terpikir untuk “meng-upgrade” laptop saya menjadi ROG untuk mempermudah kehidupan saya di kampus ataupun sehari - hari. Meskipun rasanya di kantong mahal tetapi ini merupakan investasi jangka panjang agar tidak ganti - ganti laptop.




Alasan saya adalah karena saya sebetulnya senang bermain game, akan tetapi dengan laptop saya Intel Core i3 walaupun kuat untuk melakukan render video, coding, dan hal berat lainnya, saya setiap semester harus menghapus aplikasi untuk membuat laptop saya tetap dalam performa primanya. Untuk itulah saya berpikir performa dari ROG contohnya GL502VM dengan mengusung intel core i7 sebuah prosesor terbaru yang akan membuat laptop dapat multi-tasking untuk bermain dan mengerjakan tugas. 



Tampilan dalam motherboard dari GL502VM cukup compact jadi tidak berat seperti laptop gaming kebanyakan karena tebalnya hanya 1,7cm dengan berat 2,2Kg, sehingga masih mudah untuk dibawa kemana-mana. Selama ini, khususnya saya sebagai perempuan malas sekali ketika harus membawa laptop yang berat kemana-mana.

Ketika pertama kali saya melihat iklan laptop gaming, yaitu ASUS Republic of Gamers GL502VM , saya sempat terpikir “Wah, specs-nya bagus banget ya jadi gausah menghapus aplikasi tiap semester dan bisa download banyak games”. Walaupun jujur saja, laptop saya sekarang ini untuk digunakan bermain Dota2, games dari Steam, Sims4, ataupun game berat lainnya masih capable akan tetapi ketika saya gunakan untuk coding atau aplikasi berat lainnya kemungkinan crash-nya akan tinggi dan sebaliknya.


Tulisan saya tersebut dapat saya rangkum menjadi sebuah kalimat yaitu “ASUS ROG merupakan laptop paket lengkap mulai dari ketahanan atau specs dalamnya, estetika tampilan luarnya, serta ketahanan materialnya. ASUS ROG bukan hanya untuk gamers tetapi laptop untuk lifestyle dan workstyle juga.”